Mega-Pro Serius Ungkap Kecurangan Pilpres
SUMBARTERKINI, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional pasangan capres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto Jumat siang kembali menemukan kecurangan pilpres. Di kabupaten Banten, Koordinator Saksi Budiman Sudjatmiko mengungkapkan, formulir C1 di 80 persen tempat pemungutan suara (TPS) telah dibagikan pada malam hari menjelang pemungutan suara. "Nama saksi pasangan SBY-Boediono telah diketik rapi dan ditandatangani. 
Lalu, saksi pasangan lainnya dipaksa untuk menandatangani juga," ujar Budiman kepada para wartawan sebagaimana dirilis Harian Kompas.Sementara itu, Sekretaris Timkamnas Fadli Zon mengungkapkan, selain 5,8 juta data pemilih ganda yang berhasil disisir awal pekan ini, tim Mega-Pro juga berhasil menyisir 1,753 data pemilih ganda tambahan di akhir pekan. Temuan di 69 kabupaten/kota di enam provinsi ini dapat menjadi hulu dari proses demokrasi yang cacat hukum.

Selain itu, Timkamnas Mega-Pro juga akan mempertanyakan suara dari 69.000 TPS yang ditiadakan KPU. Bukan tidak mungkin potensi suara di 69.000 TPS tersebut disalahgunakan. Di atas segalanya, Timkamnas Mega-Pro mempertanyakan keseriusan KPU memutakhirkan DPT pascapenemuan DPT ganda. "Maka itu, kami ingin meminta kejelasan terhadap dana sebesar Rp 3,7 triliun yang digunakan KPU untuk memutakhirkan DPT. Kok tidak ada perbaikan signifikan. Komputer saja hanya 25 unit," cetus Fadli.
 
< Prev

BERITA TERKINI

Sumbar akan punya Sekolah Internasional
05 September 2010 15:49
Sumbarterkini.com---Dalam rangka mewujudkan pelaksanaan kewajiban sesuai dengan amanat UU no 20/2008 tentang pendidikan nasional dimana setiap provinsi memiliki minimal satu sekolah Rintisan...
 
RAMADHAN YANG MENUNTUT PERUBAHAN

Oleh : Gamawan Fauzi RAMADHAN dikenal sebagai  bulan yang penuh berkah dan maghfirah, dan...
selengkapnya...

Another Articles

Share Facebook