|
SUMBARTERKINI.COM, Padang--157 orang alumni Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan yang tergabung dari 4 jurusan, Teknik Arsitektur (46 orang), Teknik Sipil (107 orang), Perencanaan Wilayah dan Kota (1 orang), dan Teknik Ekonomi Konstruksi (3 orang) bertemu dan saling melepas rindu “kangen-kangenan” di Aula Gedung B Universitas Bung Hatta (Sabtu, 26 September 2009).
Acara yang direncanakan dalam waktu singkat oleh pimpinan FTSP ini
berlangsung hangat dan meriah karena para alumni sangat antusias
mengikuti acara ini, terbukti mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.30
WIB para alumni tetap bertahan, malahan ada yang ingin acara ini
berlanjut sampai malam.
Pada acara ini dilaksanakan diskusi untuk kemajuan FTSP ke depan.
Banyak saran dan masukan yang konstruktif dari para alumni yang dapat
dijadikan pedoman bagi pimpinan FTSP untuk pelaksanaan program
pengembangan FTSP. Para alumni sepakat untuk mengembalikan kejayaan
FTSP dulu bahkan lebih dari itu, alumni FTSP harus menjadi yang
terdepan dan diperhitungkan di mana saja dia berada.
Kehadiran dosen senior seperti Pak Syamsul Asri, Pak Krishnamurti
Murad, dan Pak Abizar Dt. Tan Sati membuat suasana pertemuan ini
menjadi sangat berarti bagi alumni karena walaupun dosen senior ini
sudah tertatih untuk melangkah, tetapi semangat mereka untuk bisa hadir
bersama anak didiknya “diacungkan jempol”. Para alumni mengatakan kalau
bukan karena mereka, para alumni ini tidak akan bisa seperti sekarang
ini, begitu para almuni menghargai jasa
para gurunya.
Salah satu perhatian yang cukup tinggi yang diberikan oleh alumni
kepada kampusnya adalah memberikan sumbangan fikiran bahkan materi.
Pada acara ini alumni “badoncek” untuk membantu program FTSP dan juga
aktivitas Alumni ke depan. Dana yang terkumpul adalah sebesar Rp
75.000.000 suatu angka yang sangat besar dengan kehadiran alumni yang
hanya 3-4% saja. Coba kalau alumni FTSP sejumlah 4.000 orang bisa
badoncek, tidak terbayangkan berapa besar
jumlah dana yang bisa dikumpulkan. Ini adalah potensi yang perlu selalu dipupuk oleh FTSP ke depan.
Dana yang terkumpul tersebut akan dipergunakan untuk pengembangan FTSP,
kegiatan alumni, membantu alumni yang belum berhasil, membantu
mahasiswa FTSP yang tidak mampu tetapi berprestasi melalui beasiswa,
dan lain-lain program yang bermanfaat.
Acara ini diharapkan bukan merupakan kegiatan yang pertama dan
terakhir, tetapi merupakan langkah awal yang bisa dijadikan pondasi
kuat untuk membangun kesatuan dan persatuan alumni FTSP sampai
kapanpun. Untuk itu, diharapkan pimpinan fakultas dan para alumni yang
berada di kampus untuk memikirkan bagaimana caranya aktivitas ini
menjadi besar dan bertambah besar seperti “bola salju”. Para alumni di
luar kampus akan membantu sepenuhnya. Masalah dana tidak usah menjadi
beban bagi fakultas, itu merupakan PR bagi
para alumni di luar kampus.
Acara bertambah hidmat meriah dengan adanya siraman rohani dari Ustad
Syafwan Diran dan juga dihibur dengan Orgen Tunggal, sehingga para
alumni saling unjuk suara, mulai dari suara fals sampai kepada yang
profesional (mtr)
|