Bentrok Polisi-Warga di Kebun Sawit, Sejumlah Orang Luka

SUMBARTERKINI, AGAM – RATUSAN warga di Kabupaten Agam, terlibat bentrok dengan aparat kepolisian. Polisi membubarkan paksa warga yang melakukan aksi pendudukan lahan sebuah perusahaan sawit sejak beberapa hari terakhir.

Bentrokan terjadi di Jorong Masang Timur, Kenagarian Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Rabu (9/12). R atusan aparat kepolisian memaksa warga untuk keluar dari lahan perkebunan sawit milik PT.Minang Agro yang mereka duduki selama ini.

Petugas menghalau masyarakat dengan pentungan. Ttak cukup dengan mengejar, petugas juga melepaskan sejumlah tembakan. Akibatnya, sejumlah warga mengalami luka serius sehingag terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.

Sejak beberapa hari terakhir, warga setempat memang melakukan aksi pendudukan lahan perusahaan yang dulu bernama pt mutiara agam tersebut. Aksi menduduki lahan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap perusahaan yang menyerobot lahan masyarakat.

Rabu (9/12) pagi, aksi warga berlanjut dengan unjuk rasa dengan membawa sejumlah spanduk. Entah siapa yang memulai, aksi yang semula damai, berubah menjadi bentrokan. Ratusan pasukan anti huru hara yang dipimpin langsung Kapolres Agam, bertindak keras.

Sengketa lahan antara perusahaan dengan masyarakat sudah terjadi berulang kali, bahkansempat dilaporkan ke Komnas HAM tentang penyerobotan lahan tanah ulayat adat setempat seluas 6500 hektar oleh PT.Minang Agro.

Masyarakat adat setempat mempersoalkan tentang keabsahan hak guna usaha (HGU) lahan yang dikuasai perusahaan. Status tanah tersebut hingga kini masih tidak jelas, karena masyarakat hanya memberikan tanah seluas dua ribu hektar pada tahun 1983.

Warga terpaksa melakukan aksi pendudukan lahan/karena protes mereka selama ini tidak pernah diperhatikan. Warga mengaku tidak menuntut yang muluk-muluk kepada perusahaan dan hanya meminta agar dilakukan pengukuran ulang.**

 

 

 
Next >

BERITA TERKINI

Sumbar akan punya Sekolah Internasional
05 September 2010 15:49
Sumbarterkini.com---Dalam rangka mewujudkan pelaksanaan kewajiban sesuai dengan amanat UU no 20/2008 tentang pendidikan nasional dimana setiap provinsi memiliki minimal satu sekolah Rintisan...
 
RAMADHAN YANG MENUNTUT PERUBAHAN

Oleh : Gamawan Fauzi RAMADHAN dikenal sebagai  bulan yang penuh berkah dan maghfirah, dan...
selengkapnya...

Another Articles

Share Facebook