SUMBARTERKINI, Agam — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bukittinggi melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, pada Selasa (8/7), di Kantor Bupati Agam. Pertemuan ini digelar dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan antara HMI dan Pemerintah Kabupaten Agam, serta menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat dan program kerja strategis organisasi.
Dalam audiensi tersebut, HMI Cabang Bukittinggi menyoroti dua isu utama yang dinilai penting untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Pertama, terkait akses jalan menuju Kampus UIN Bukittinggi di Kubang Putiah. HMI meminta Pemkab Agam untuk memfasilitasi percepatan pembangunan akses jalan tersebut, agar mobilitas mahasiswa dan masyarakat sekitar tidak terhambat.

Kedua, HMI juga mengusulkan percepatan pembangunan di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah. Menurut perwakilan HMI, perhatian terhadap wilayah ini penting untuk menjamin pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Selain menyampaikan aspirasi, HMI Cabang Bukittinggi juga memperkenalkan salah satu program kerja unggulan bertajuk “HMI Mengabdi” yang direncanakan berlangsung pada akhir Juli 2025 di Nagari Panta Pauh. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai bentuk bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat, dan diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyambut baik inisiatif dan aspirasi yang disampaikan oleh HMI Cabang Bukittinggi. Ia menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung upaya positif yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi aspirasi yang dibawa oleh HMI dan siap mendukung program HMI Mengabdi sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dengan pemuda dalam pembangunan daerah,” ujar Muhammad Iqbal dalam pertemuan tersebut.
Audiensi ini diakhiri dengan harapan agar sinergi antara mahasiswa dan pemerintah dapat terus ditingkatkan demi mendorong kemajuan Kabupaten Agam secara merata. (Rdo)











