SUMBARTERKINI, Dharmasraya — Kelompok Wanita Tani “Ranah Batam” di Jorong Sialang, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, melaksanakan panen jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.
Kegiatan panen ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu pada 21 Mei 2025 bersama Polsek Pulau Punjung dengan luas lahan sekitar 1,5 hektar dan tahap kedua pada 2 Juni 2025 bersama Kapolres Dharmasraya, Polsek Pulau Punjung, Wali Nagari Gunung Selasih, dan masyarakat sekitar dengan luas lahan sekitar 1 hektar.


Ketua KWT Ranah Batam, Mira Efoni Sandra mengungkapkan bahwa kegiatan panen jagung ini merupakan hasil dari kerja sama antara Kelompok Tani, Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Polres Dharmasraya, dan pihak terkait lainnya.
“Jagung yang dipanen merupakan bibit hasil kerja sama antara kelompok tani Ranah Batam bersama Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Polres Dharmasraya, dan pihak lainnya,” ungkap Mira.
Program swasembada pangan merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional, khususnya untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah ketidakpastian global. Panen jagung di Nagari Gunung Selasih menjadi bukti nyata bahwa KWT di tingkat Nagari memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, KWT Ranah Batam optimis bahwa mereka mampu menjaga kestabilan pangan lokal dan membantu Indonesia mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.
Melalui semangat kebersamaan, inovasi, dan dukungan lintas sektor, Nagari Gunung Selasih menunjukkan bahwa swasembada pangan bisa dimulai dari lahan sendiri.












