SUMBARTERKINI.COM, Padang Pariaman — Jembatan Sungai Talang di Korong Duku, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, telah terbengkalai sejak 2016 tanpa kejelasan pembangunan lanjutan. Kondisi ini berdampak serius pada aktivitas warga, terutama dalam akses pendidikan, sosial, dan ekonomi.
Hal ini menjadi perhatian utama dalam program Gowes Putar Roda Jemput Aspirasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH. Dalam kunjungannya, Bupati meninjau langsung kondisi jembatan serta mendengarkan keluhan masyarakat (21/7/24).

Warga menyebut, selama ini mereka hanya mengandalkan jembatan darurat yang kerap rusak saat musim hujan. Jika debit sungai naik, jembatan sering patah dan hanyut, menyebabkan guru dan pelajar dari Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu tidak bisa mengakses SDN 36 Sungai Limau. Banyak siswa terpaksa absen sekolah akibat situasi ini.
Selain sebagai jalur pendidikan, jembatan juga penting untuk distribusi hasil pertanian. Tanpa jembatan permanen, warga harus menempuh jalur alternatif yang sempit dan berbatu hingga 30 menit perjalanan, memperparah keterbatasan mobilitas antar Kecamatan Sungai Limau dan Geringging.
Bupati menyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan aspirasi warga dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Pemerintah harus hadir menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Aspirasi seperti ini akan menjadi prioritas dalam penyusunan program dan anggaran ke depan,” ujar Bupati John Kenedy.
Program ini juga menjadi sarana evaluasi langsung berbagai infrastruktur penting lainnya. Warga berharap kunjungan ini menjadi langkah awal bagi percepatan pembangunan Jembatan Sungai Talang demi kelancaran aktivitas harian mereka.











