Menu ✖

Dark Mode
Aliansi Mahasiswa Pariaman Bersatu Bagikan Masker Gratis melalui Gerakan “1 Masker 1000 Kebaikan” Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026 Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka

News

Masyarakat Adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru Tuntut Pengembalian 550 Hektar Lahan ke PT BRM

badge-check


					Masyarakat Adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru Tuntut Pengembalian 550 Hektar Lahan ke PT BRM Perbesar

Dharmasraya – Ratusan masyarakat adat yang berasal dari Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru, Nagari Koto Nan IV Dibawuah, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, menuntut kejelasan hak atas lahan tanaman kehidupan seluas 550 hektar yang diklaim belum dikembalikan oleh PT. Bukit Raya Mandiri (BRM) pada Jumat 23 Mei 2025.

Kegiatan aksi unjuk rasa berlangsung pada pukul 14.15 WIB di kawasan operasional perusahaan, Jorong Lubuk Mansagu. Masyarakat yang ikut melaksanakan aksi membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan mereka terhadap PT BRM.

Tuntutan dari Masyarakat adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru adalah:

  1. Mengembalikan lahan seluas 550 hektar kepada masyarakat.
  2. Menghapus status Areal Penggunaan Lain (APL) dari wilayah kerja PT BRM.
  3. Menyegerakan penetapan tata batas wilayah sesuai dengan aturan perundang-undangan.
  4. Mencabut laporan polisi yang dilayangkan PT BRM terhadap Ninik Mamak Durian Simpai.
  5. Mengganti manajer PT BRM a.n. Viktor.

Pihak kepolisian dari Polres Dharmasraya dan Polsek Pulau Punjung turut hadir untuk mengamankan kegiatan aksi unjuk rasa dengan mengerahkan 115 personel. Kapolres Dharmasraya, AKBP Purwanto Hari Subekti S.Sos, berupaya menengahi dan menginisiasi dialog antara massa dan pihak Perusahaan. Humas PT BRM, Hendri Wahyudi diminta untuk memberi penjelasan namun hal tersebut gagal karena penolakan dari masyarakat.

Selain itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti S.Sos, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aliansi Mahasiswa Pariaman Bersatu Bagikan Masker Gratis melalui Gerakan “1 Masker 1000 Kebaikan”

12 September 2026 - 04:42 WIB

Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village

8 August 2026 - 14:43 WIB

Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit

7 August 2026 - 14:44 WIB

Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026

5 August 2026 - 14:49 WIB

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana

1 August 2026 - 14:51 WIB

Trending on Kabupaten Solok