Menu

Dark Mode
Geothermal Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan Wabup Solok Tinjau Jalan Amblas di Sariak Alahan Tigo, Opsi Jembatan Bailey Jadi Solusi Sementara Bupati Solok Raih Doktor Honoris Causa dari Asean University Internasional Malaysia Mahasiswa Pariaman Gelar Turnamen Mobile Legends Antar Kampus dan OKP Pemkab Solok Serahkan Dokumen R3P kepada BNPB pada Rakor Sinergitas R3P Sumbar 2025 Di Tengah Hektar Ladang Jagung, Kapolres Sijunjung Menjaga Masa Depan Pangan Negeri

News

Masyarakat Adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru Tuntut Pengembalian 550 Hektar Lahan ke PT BRM

badge-check


					Masyarakat Adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru Tuntut Pengembalian 550 Hektar Lahan ke PT BRM Perbesar

Dharmasraya – Ratusan masyarakat adat yang berasal dari Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru, Nagari Koto Nan IV Dibawuah, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, menuntut kejelasan hak atas lahan tanaman kehidupan seluas 550 hektar yang diklaim belum dikembalikan oleh PT. Bukit Raya Mandiri (BRM) pada Jumat 23 Mei 2025.

Kegiatan aksi unjuk rasa berlangsung pada pukul 14.15 WIB di kawasan operasional perusahaan, Jorong Lubuk Mansagu. Masyarakat yang ikut melaksanakan aksi membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan mereka terhadap PT BRM.

Tuntutan dari Masyarakat adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru adalah:

  1. Mengembalikan lahan seluas 550 hektar kepada masyarakat.
  2. Menghapus status Areal Penggunaan Lain (APL) dari wilayah kerja PT BRM.
  3. Menyegerakan penetapan tata batas wilayah sesuai dengan aturan perundang-undangan.
  4. Mencabut laporan polisi yang dilayangkan PT BRM terhadap Ninik Mamak Durian Simpai.
  5. Mengganti manajer PT BRM a.n. Viktor.

Pihak kepolisian dari Polres Dharmasraya dan Polsek Pulau Punjung turut hadir untuk mengamankan kegiatan aksi unjuk rasa dengan mengerahkan 115 personel. Kapolres Dharmasraya, AKBP Purwanto Hari Subekti S.Sos, berupaya menengahi dan menginisiasi dialog antara massa dan pihak Perusahaan. Humas PT BRM, Hendri Wahyudi diminta untuk memberi penjelasan namun hal tersebut gagal karena penolakan dari masyarakat.

Selain itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti S.Sos, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Geothermal Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

25 January 2026 - 03:50 WIB

Wabup Solok Tinjau Jalan Amblas di Sariak Alahan Tigo, Opsi Jembatan Bailey Jadi Solusi Sementara

23 January 2026 - 02:44 WIB

Bupati Solok Raih Doktor Honoris Causa dari Asean University Internasional Malaysia

19 January 2026 - 02:37 WIB

Mahasiswa Pariaman Gelar Turnamen Mobile Legends Antar Kampus dan OKP

9 January 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Solok Serahkan Dokumen R3P kepada BNPB pada Rakor Sinergitas R3P Sumbar 2025

8 January 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline