Menu

Dark Mode
Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi Penolakan Masyarakat Sumatera Barat terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Padang–Pekanbaru: Dinamika Sosial, Adat, dan Tantangan Pembangunan Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Gelar Pertemuan Kedua, Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951 Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

News

Masyarakat Adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru Tuntut Pengembalian 550 Hektar Lahan ke PT BRM

badge-check


					Masyarakat Adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru Tuntut Pengembalian 550 Hektar Lahan ke PT BRM Perbesar

Dharmasraya – Ratusan masyarakat adat yang berasal dari Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru, Nagari Koto Nan IV Dibawuah, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, menuntut kejelasan hak atas lahan tanaman kehidupan seluas 550 hektar yang diklaim belum dikembalikan oleh PT. Bukit Raya Mandiri (BRM) pada Jumat 23 Mei 2025.

Kegiatan aksi unjuk rasa berlangsung pada pukul 14.15 WIB di kawasan operasional perusahaan, Jorong Lubuk Mansagu. Masyarakat yang ikut melaksanakan aksi membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan mereka terhadap PT BRM.

Tuntutan dari Masyarakat adat Jorong Durian Simpai dan Jorong Koto Baru adalah:

  1. Mengembalikan lahan seluas 550 hektar kepada masyarakat.
  2. Menghapus status Areal Penggunaan Lain (APL) dari wilayah kerja PT BRM.
  3. Menyegerakan penetapan tata batas wilayah sesuai dengan aturan perundang-undangan.
  4. Mencabut laporan polisi yang dilayangkan PT BRM terhadap Ninik Mamak Durian Simpai.
  5. Mengganti manajer PT BRM a.n. Viktor.

Pihak kepolisian dari Polres Dharmasraya dan Polsek Pulau Punjung turut hadir untuk mengamankan kegiatan aksi unjuk rasa dengan mengerahkan 115 personel. Kapolres Dharmasraya, AKBP Purwanto Hari Subekti S.Sos, berupaya menengahi dan menginisiasi dialog antara massa dan pihak Perusahaan. Humas PT BRM, Hendri Wahyudi diminta untuk memberi penjelasan namun hal tersebut gagal karena penolakan dari masyarakat.

Selain itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti S.Sos, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi

20 July 2026 - 15:45 WIB

Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari

30 June 2026 - 04:46 WIB

Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat

25 June 2026 - 04:42 WIB

Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

23 June 2026 - 08:51 WIB

Apel Siaga Sensus Ekonomi Tahun 2026Kabupaten Solok Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

23 June 2026 - 08:45 WIB

Trending on Headline