Menu

Dark Mode
Geothermal Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan Wabup Solok Tinjau Jalan Amblas di Sariak Alahan Tigo, Opsi Jembatan Bailey Jadi Solusi Sementara Bupati Solok Raih Doktor Honoris Causa dari Asean University Internasional Malaysia Mahasiswa Pariaman Gelar Turnamen Mobile Legends Antar Kampus dan OKP Pemkab Solok Serahkan Dokumen R3P kepada BNPB pada Rakor Sinergitas R3P Sumbar 2025 Di Tengah Hektar Ladang Jagung, Kapolres Sijunjung Menjaga Masa Depan Pangan Negeri

Headline

Koperasi Desa Merah Putih Kab. Solok Jadi Pelopor Nasional: Inovasi, Kolaborasi dan Tantangan Pemberdayaan Ekonomi Nagari

badge-check


					Koperasi Desa Merah Putih Kab. Solok Jadi Pelopor Nasional: Inovasi, Kolaborasi dan Tantangan Pemberdayaan Ekonomi Nagari Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, KABUPATEN SOLOK – Gerakan transformasi ekonomi desa terus menggeliat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam kurun waktu hanya dua bulan, Pemerintah Kabupaten Solok berhasil membentuk dan mengesahkan 74 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui pendekatan berbasis Musyawarah Nagari, menjadikannya daerah tercepat se-Sumatera Barat dalam pelaksanaan program nasional koperasi tersebut.

Namun, di balik kecepatan pembentukan itu, terdapat tantangan serius yang tengah dihadapi, yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi. Mayoritas pengurus adalah generasi muda dengan latar belakang pendidikan minimal D3, yang sayangnya tidak semuanya mampu bertahan sebagai pengurus. Banyak dari mereka memilih mundur ketika mendapatkan pekerjaan lain yang dianggap lebih menjanjikan.

Kondisi ini memaksa pengurus dan anggota KDMP untuk melakukan musyawarah internal demi mengisi kembali kekosongan kepengurusan. Langkah ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan kapasitas pengurus agar koperasi dapat berjalan secara berkelanjutan. Pendanaan awal koperasi bersumber dari dana desa senilai Rp10 juta per unit untuk kebutuhan dasar operasional. Di tengah keterbatasan itu, KDMP terus menggali potensi lokal dengan beragam usaha, seperti produksi pupuk organik di Batang Barus, pengolahan buah melon dan semangka serta tepung ubi jalar di Muaro Pingai, serta pemanfaatan produk pangan lain yang muncul dari inisiatif masyarakat.

Meski menghadapi berbagai hambatan, terutama masalah pengelolaan SDM pengurus, KDMP Kabupaten Solok tetap diyakini sebagai kekuatan baru yang mampu menggerakkan ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas pengurus menjadi kunci agar koperasi ini dapat bertumbuh dan berkontribusi nyata bagi kemajuan desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Geothermal Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

25 January 2026 - 03:50 WIB

Wabup Solok Tinjau Jalan Amblas di Sariak Alahan Tigo, Opsi Jembatan Bailey Jadi Solusi Sementara

23 January 2026 - 02:44 WIB

Bupati Solok Raih Doktor Honoris Causa dari Asean University Internasional Malaysia

19 January 2026 - 02:37 WIB

Mahasiswa Pariaman Gelar Turnamen Mobile Legends Antar Kampus dan OKP

9 January 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Solok Serahkan Dokumen R3P kepada BNPB pada Rakor Sinergitas R3P Sumbar 2025

8 January 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline