Menu

Dark Mode
Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026 Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka Bupati Solok Hadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Terkait Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026

Headline

Koperasi Desa Merah Putih Kab. Solok Jadi Pelopor Nasional: Inovasi, Kolaborasi dan Tantangan Pemberdayaan Ekonomi Nagari

badge-check


					Koperasi Desa Merah Putih Kab. Solok Jadi Pelopor Nasional: Inovasi, Kolaborasi dan Tantangan Pemberdayaan Ekonomi Nagari Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, KABUPATEN SOLOK – Gerakan transformasi ekonomi desa terus menggeliat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam kurun waktu hanya dua bulan, Pemerintah Kabupaten Solok berhasil membentuk dan mengesahkan 74 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui pendekatan berbasis Musyawarah Nagari, menjadikannya daerah tercepat se-Sumatera Barat dalam pelaksanaan program nasional koperasi tersebut.

Namun, di balik kecepatan pembentukan itu, terdapat tantangan serius yang tengah dihadapi, yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi. Mayoritas pengurus adalah generasi muda dengan latar belakang pendidikan minimal D3, yang sayangnya tidak semuanya mampu bertahan sebagai pengurus. Banyak dari mereka memilih mundur ketika mendapatkan pekerjaan lain yang dianggap lebih menjanjikan.

Kondisi ini memaksa pengurus dan anggota KDMP untuk melakukan musyawarah internal demi mengisi kembali kekosongan kepengurusan. Langkah ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan kapasitas pengurus agar koperasi dapat berjalan secara berkelanjutan. Pendanaan awal koperasi bersumber dari dana desa senilai Rp10 juta per unit untuk kebutuhan dasar operasional. Di tengah keterbatasan itu, KDMP terus menggali potensi lokal dengan beragam usaha, seperti produksi pupuk organik di Batang Barus, pengolahan buah melon dan semangka serta tepung ubi jalar di Muaro Pingai, serta pemanfaatan produk pangan lain yang muncul dari inisiatif masyarakat.

Meski menghadapi berbagai hambatan, terutama masalah pengelolaan SDM pengurus, KDMP Kabupaten Solok tetap diyakini sebagai kekuatan baru yang mampu menggerakkan ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas pengurus menjadi kunci agar koperasi ini dapat bertumbuh dan berkontribusi nyata bagi kemajuan desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village

8 August 2026 - 14:43 WIB

Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit

7 August 2026 - 14:44 WIB

Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026

5 August 2026 - 14:49 WIB

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana

1 August 2026 - 14:51 WIB

Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka

31 July 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabupaten Solok