Menu

Dark Mode
Jelang Iduladha, Pemkab Solok Pastikan Stok dan Harga Sapi Kurban Tetap Stabil Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat Pengurus Persatuan Menembak Indonesia Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2030 Resmi Dilantik Bupati Solok Lantik Penjabat Sekda, Tekankan Pelayanan Prima bagi Masyarakat Peresmian dan Penyalaan Simbolis Program Bantuan Pasang Baru Listrik Pimpin Apel Pagi, Kadis Kominfo Soroti Kinerja dan Disiplin ASN

Headline

Koperasi Desa Merah Putih Kab. Solok Jadi Pelopor Nasional: Inovasi, Kolaborasi dan Tantangan Pemberdayaan Ekonomi Nagari

badge-check


					Koperasi Desa Merah Putih Kab. Solok Jadi Pelopor Nasional: Inovasi, Kolaborasi dan Tantangan Pemberdayaan Ekonomi Nagari Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, KABUPATEN SOLOK – Gerakan transformasi ekonomi desa terus menggeliat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam kurun waktu hanya dua bulan, Pemerintah Kabupaten Solok berhasil membentuk dan mengesahkan 74 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui pendekatan berbasis Musyawarah Nagari, menjadikannya daerah tercepat se-Sumatera Barat dalam pelaksanaan program nasional koperasi tersebut.

Namun, di balik kecepatan pembentukan itu, terdapat tantangan serius yang tengah dihadapi, yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi. Mayoritas pengurus adalah generasi muda dengan latar belakang pendidikan minimal D3, yang sayangnya tidak semuanya mampu bertahan sebagai pengurus. Banyak dari mereka memilih mundur ketika mendapatkan pekerjaan lain yang dianggap lebih menjanjikan.

Kondisi ini memaksa pengurus dan anggota KDMP untuk melakukan musyawarah internal demi mengisi kembali kekosongan kepengurusan. Langkah ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan kapasitas pengurus agar koperasi dapat berjalan secara berkelanjutan. Pendanaan awal koperasi bersumber dari dana desa senilai Rp10 juta per unit untuk kebutuhan dasar operasional. Di tengah keterbatasan itu, KDMP terus menggali potensi lokal dengan beragam usaha, seperti produksi pupuk organik di Batang Barus, pengolahan buah melon dan semangka serta tepung ubi jalar di Muaro Pingai, serta pemanfaatan produk pangan lain yang muncul dari inisiatif masyarakat.

Meski menghadapi berbagai hambatan, terutama masalah pengelolaan SDM pengurus, KDMP Kabupaten Solok tetap diyakini sebagai kekuatan baru yang mampu menggerakkan ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas pengurus menjadi kunci agar koperasi ini dapat bertumbuh dan berkontribusi nyata bagi kemajuan desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Iduladha, Pemkab Solok Pastikan Stok dan Harga Sapi Kurban Tetap Stabil

22 May 2026 - 05:22 WIB

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat

20 May 2026 - 05:19 WIB

Pengurus Persatuan Menembak Indonesia Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2030 Resmi Dilantik

19 May 2026 - 05:17 WIB

Bupati Solok Lantik Penjabat Sekda, Tekankan Pelayanan Prima bagi Masyarakat

19 May 2026 - 05:14 WIB

Peresmian dan Penyalaan Simbolis Program Bantuan Pasang Baru Listrik

18 May 2026 - 05:10 WIB

Trending on Kabupaten Solok