Menu

Dark Mode
Prioritaskan Kepuasan Konsumen, SPBU Pulau Punjung Komitmen Jaga Mutu Layanan Jalan Penghubung Antar Nagari rusak parah warga Sindir Pemkab Dharmasraya seolah cuek Pembekalan Dan Buka Bersama Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten Solok Di Masjid Agung Darussalam Islamic Center Bupati Solok Dampingi Andre Rosiade Resmikan Tower BTS di Nagari Garabak Data Bupati Solok Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang Bupati Solok Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Nagari Koto Laweh Sambut Bulan Suci Ramadhan

Headline

Malalak Timur Diterjang Galodo, 7 Orang Masih Dalam Pencarian

badge-check


					Malalak Timur Diterjang Galodo, 7 Orang Masih Dalam Pencarian Perbesar

SUMBARTERKINI, Agam — Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang (galodo) di Nagari Malalak Timur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali bertambah. Kepala BPBD Agam, Rahmad Lasmono, menyampaikan bahwa hingga Kamis malam (27/11/2025), total korban tewas mencapai delapan orang, sementara tujuh warga lainnya masih dilaporkan hilang.

Menurut Rahmad, proses pencarian terkendala kondisi lapangan yang ekstrem. Tiga titik lokasi galodo belum bisa dijangkau tim karena akses menuju kawasan tersebut tertutup material longsor dan banjir. “Lokasinya terisolasi dari berbagai arah, tidak ada sinyal komunikasi, dan listrik padam. Di titik-titik yang belum bisa dijangkau itu informasinya terdapat sekitar 50 orang. Jumlahnya bisa saja bertambah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh alat berat milik pemerintah daerah saat ini sedang digunakan di beberapa lokasi bencana lainnya. Untuk membuka akses menuju titik terisolasi, BPBD akhirnya menyewa alat berat tambahan. “Alat berat segera didatangkan untuk membuka jalur dan mempercepat proses evakuasi,” kata Rahmad.

Sementara itu, identitas delapan korban meninggal belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses identifikasi oleh petugas. Untuk warga yang berhasil dievakuasi, pos pengungsian telah didirikan dan dapur umum mulai beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.

Hingga saat ini, tim gabungan BPBD, TNI-Polri, relawan, dan unsur pemerintah daerah terus melakukan pencarian dan evakuasi dengan kondisi medan yang masih sangat sulit. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti arahan petugas mengingat cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi memicu bencana susulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pembekalan Dan Buka Bersama Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten Solok Di Masjid Agung Darussalam Islamic Center

21 February 2026 - 04:03 WIB

Bupati Solok Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang

18 February 2026 - 03:42 WIB

Akselerasi Ekonomi Papua Barat: Transformasi Industri dan Resiliensi Global Yang Menjanjikan

8 February 2026 - 17:43 WIB

Pemkab Solok Upayakan Kepastian Hukum Tanah Ex HGU PT Danau Diatas Makmur

4 February 2026 - 09:09 WIB

Geothermal Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan

25 January 2026 - 03:50 WIB

Trending on Entertainment