Menu

Dark Mode
Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026 Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka Bupati Solok Hadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Terkait Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026

News

Status Gunung Talang Naik ke Level Waspada, Aktivitas Kegempaan Melonjak Tajam

badge-check


					Status Gunung Talang Naik ke Level Waspada, Aktivitas Kegempaan Melonjak Tajam Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, KABUPATEN SOLOK — Pemerintah Kabupaten Solok resmi menutup seluruh jalur pendakian Gunung Talang setelah Badan Geologi menaikkan status gunung tersebut dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Keputusan ini tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, bernomor 300.2/561/BPBD-2025.

“Untuk sementara aktivitas pendakian Gunung Talang dari semua jalur kami hentikan hingga status gunung kembali ke Level I,” tegas Medison dalam surat edaran tersebut.

Keputusan penutupan ini diambil sebagai langkah antisipasi setelah terbitnya Laporan Khusus Badan Geologi Nomor 176/GL03/BGL/2025 tanggal 10 Desember 2025, yang menyebut adanya peningkatan signifikan pada aktivitas vulkanik Gunung Talang.

Pemkab Solok meminta masyarakat, pendaki, serta wisatawan untuk tidak mendekati dan tidak bermalam di sekitar Kawah Utama dan Kawah Selatan. Area ini dianggap paling berisiko seiring meningkatnya aktivitas vulkanik, terutama pada radius aman yang biasanya ditetapkan sekitar beberapa kilometer dari pusat kawah.

Selain itu, warga juga diminta mewaspadai potensi longsor, terutama di area Kawah Selatan yang memiliki struktur lereng labil dan rentan runtuh ketika aktivitas vulkanik meningkat.

Dalam pernyataannya, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari BPBD Kabupaten Solok, Badan Geologi, dan instansi terkait lainnya,” ujar Medison.

Pemkab Solok juga meminta para aparat nagari, kecamatan, serta relawan kebencanaan untuk meningkatkan pemantauan di wilayah masing-masing dan segera melaporkan bila terdapat tanda-tanda perubahan aktivitas gunung.

Sementara itu, tiga fasilitas kesehatan, Puskesmas Bukit Sileh, Puskesmas Kayu Jao, dan Puskesmas Tanjung Nan IV diminta bersiaga selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam yang terkait dengan aktivitas Gunung Talang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village

8 August 2026 - 14:43 WIB

Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit

7 August 2026 - 14:44 WIB

Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026

5 August 2026 - 14:49 WIB

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana

1 August 2026 - 14:51 WIB

Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka

31 July 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabupaten Solok