SUMBARTERKINI.COM, SOLOK – Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., meninjau langsung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bukik Gompong di Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Senin (3/8/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Wabup Candra didampingi Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Febri Fauzan, S.Pt., M.M.

Keduanya melihat sejumlah bagian proyek sekaligus berkoordinasi dengan pihak pelaksana terkait perkembangan pembangunan SPAM Bukik Gompong.
Candra optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Solok, katanya, akan terus melakukan pemantauan agar setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan.
“Insya Allah pembangunan SPAM Bukik Gompong dapat selesai pada akhir Oktober 2026. Kami terus mengawal pekerjaan ini agar nantinya masyarakat dapat kembali memperoleh pelayanan air bersih secara maksimal,” ujar Candra.
Ia menjelaskan, pembangunan SPAM Bukik Gompong menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat karena fasilitas sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana longsor.
Untuk itu, Candra meminta masyarakat terdampak agar bersabar hingga pembangunan selesai. Pemerintah daerah juga berharap kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas.
“Kami memahami kondisi masyarakat yang terdampak sejak SPAM sebelumnya mengalami kerusakan akibat longsor. Kami meminta masyarakat bersabar sedikit lagi dan bersama-sama mendoakan agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan sesuai kualitas yang diharapkan,” katanya.
Candra menegaskan Pemkab Solok akan terus mengawal proyek tersebut hingga tuntas. Pengawasan dilakukan secara berkala untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Febri Fauzan, mengatakan koordinasi dengan pihak pelaksana terus dilakukan secara intensif. Menurutnya, sinergi antara Perumda, pemerintah daerah, dan kontraktor diperlukan agar pembangunan dapat berjalan optimal.
Dengan selesainya SPAM Bukik Gompong, masyarakat di kawasan terdampak diharapkan kembali mendapatkan akses air bersih yang lebih baik, stabil, dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.













