Menu

Dark Mode
Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026 Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka Bupati Solok Hadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Terkait Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026

Kabupaten Solok

Gempa Bumi Mag 4,7 SR Guncang Solok: Aktivitas Sesar Sumani

badge-check


					Gempa Bumi Mag 4,7 SR Guncang Solok: Aktivitas Sesar Sumani Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, KABUPATEN SOLOK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan penyebab gempa bermagnitudo 4,7 yang mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Rabu (10/12/2025) pukul 02.48 WIB. Gempa tersebut diidentifikasi berasal dari pergerakan Sesar Sumani, salah satu patahan aktif yang berlokasi di sekitar kawasan Danau Singkarak.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa guncangan yang terjadi termasuk kategori gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

“Berdasarkan posisi episenter dan kedalamannya, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Sumani,” ujar Suaidi dalam keterangan tertulis.

BMKG mencatat pusat gempa terletak pada koordinat 0,99° LS dan 100,71° BT atau sekitar 18 kilometer barat daya Solok. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, yang merupakan karakter umum gempa sesar darat.

Berdasarkan pemetaan intensitas, guncangan dirasakan kuat di beberapa daerah. Warga Solok merasakan getaran pada skala III–IV MMI, cukup untuk membuat perabot bergetar dan jendela berdenting.
Sementara itu, getaran lebih ringan dirasakan di Padang dan Kota Solok dengan intensitas II–III MMI, dan wilayah Sijunjung serta Sawahlunto mencatat getaran lemah pada skala I–II MMI. Hingga laporan terakhir, tidak ada kerusakan bangunan yang dilaporkan kepada BMKG.

Setelah gempa utama, tercatat satu gempa susulan bermagnitudo 2,1 pada pukul 03.11 WIB. BMKG menyebut gempa susulan ini masih dalam kategori wajar sebagai rangkaian dari aktivitas pada sumber gempa utama.

BMKG juga menegaskan bahwa gempa darat tersebut tidak berpotensi tsunami karena pusat gempa jauh dari laut dan tidak melibatkan mekanisme yang dapat menggeser kolom air laut. Suaidi mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Pastikan informasi resmi hanya berasal dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village

8 August 2026 - 14:43 WIB

Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit

7 August 2026 - 14:44 WIB

Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026

5 August 2026 - 14:49 WIB

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana

1 August 2026 - 14:51 WIB

Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka

31 July 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabupaten Solok