Menu

Dark Mode
Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi Penolakan Masyarakat Sumatera Barat terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Padang–Pekanbaru: Dinamika Sosial, Adat, dan Tantangan Pembangunan Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Gelar Pertemuan Kedua, Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951 Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

Kabupaten Solok

Gempa Bumi Mag 4,7 SR Guncang Solok: Aktivitas Sesar Sumani

badge-check


					Gempa Bumi Mag 4,7 SR Guncang Solok: Aktivitas Sesar Sumani Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, KABUPATEN SOLOK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaparkan penyebab gempa bermagnitudo 4,7 yang mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Rabu (10/12/2025) pukul 02.48 WIB. Gempa tersebut diidentifikasi berasal dari pergerakan Sesar Sumani, salah satu patahan aktif yang berlokasi di sekitar kawasan Danau Singkarak.

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa guncangan yang terjadi termasuk kategori gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

“Berdasarkan posisi episenter dan kedalamannya, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Sumani,” ujar Suaidi dalam keterangan tertulis.

BMKG mencatat pusat gempa terletak pada koordinat 0,99° LS dan 100,71° BT atau sekitar 18 kilometer barat daya Solok. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, yang merupakan karakter umum gempa sesar darat.

Berdasarkan pemetaan intensitas, guncangan dirasakan kuat di beberapa daerah. Warga Solok merasakan getaran pada skala III–IV MMI, cukup untuk membuat perabot bergetar dan jendela berdenting.
Sementara itu, getaran lebih ringan dirasakan di Padang dan Kota Solok dengan intensitas II–III MMI, dan wilayah Sijunjung serta Sawahlunto mencatat getaran lemah pada skala I–II MMI. Hingga laporan terakhir, tidak ada kerusakan bangunan yang dilaporkan kepada BMKG.

Setelah gempa utama, tercatat satu gempa susulan bermagnitudo 2,1 pada pukul 03.11 WIB. BMKG menyebut gempa susulan ini masih dalam kategori wajar sebagai rangkaian dari aktivitas pada sumber gempa utama.

BMKG juga menegaskan bahwa gempa darat tersebut tidak berpotensi tsunami karena pusat gempa jauh dari laut dan tidak melibatkan mekanisme yang dapat menggeser kolom air laut. Suaidi mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Pastikan informasi resmi hanya berasal dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi

20 July 2026 - 15:45 WIB

Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari

30 June 2026 - 04:46 WIB

Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Gelar Pertemuan Kedua, Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951

29 June 2026 - 04:44 WIB

Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat

25 June 2026 - 04:42 WIB

Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

23 June 2026 - 08:51 WIB

Trending on Headline