Menu

Dark Mode
Bupati Solok Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Panen Raya Cengkeh di Nagari Paninggahan, Gubernur Sumbar dan Bupati Solok Dorong Penguatan Infrastruktur serta Pemulihan Ekonomi Pascabencana ‎Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 H Bupati Solok Sidak Pasar Agropolitan Sungai Nanam, Tegaskan Penanganan Sampah dan Percepatan Penyelesaian Koperasi Merah Putih Presma IAI Sumbar Usulkan Keringanan UKT bagi Mahasiswa Aktif Organisasi dan Duta Kampus Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Usulkan Keringanan UKT bagi Pengurus Organisasi dan Duta Kampus

Headline

Kemenag Dharmasraya Gelar FGD Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

badge-check


					Kemenag Dharmasraya Gelar FGD Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan Perbesar

SUMBARTERKINI, Dharmasraya — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dharmasraya menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan”, pada Selasa (24/6), di Aula Gedung FKUB Kantor Kemenag Dharmasraya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah potensi konflik sosial yang berakar pada perbedaan pemahaman keagamaan, serta meningkatkan peran tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan kerukunan umat beragama.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur TNI/Polri, Kejaksaan Negeri Kabupaten Dharmasraya, Badan Kesbangpol Dharmasraya, MUI Dharmasraya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, penyuluh agama Islam, serta perwakilan dari ormas keagamaan dan Kepala KUA se Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya, H. Masdan, S.Ag, MA, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik sejak dini.

“Konflik sosial yang berlatar belakang keagamaan dapat terjadi jika tidak diantisipasi dengan baik. Melalui kegiatan ini, kita harapkan terbangun komitmen bersama dalam melakukan deteksi dini serta membangun komunikasi yang harmonis antar lintas sektor,” ujarnya.

Selain itu, H. Masdan, S.Ag, MA juga berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat menyatukan persepsi dari semua instansi terkait dan menyatukan komitmen menjaga Kabupaten Dharmasraya dari konflik keagamaan demi mewujudkan Dharmasraya yang aman dan sejahtera.

“Harapan kedepannya tentu dapat menyatukan persepsi dari instansi ataupun birokrasi terkait sehingga dapat menyatukan komitmen menjaga Dharmasraya dari konflik atau persoalan. Persoalan yang besar menjadi kecil dan persoalan kecil bisa dihilangkan untuk mewujudkan Dharmasraya yang aman dan sejahtera dengan menggunakan bahasa agama,” sambung Masdan.

Para peserta kegiatan juga aktif berdiskusi mengenai berbagai potensi konflik yang pernah terjadi di daerah masing-masing, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mencegah terjadinya konflik sosial di tingkat kecamatan dan nagari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Solok Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

2 June 2026 - 12:04 WIB

Panen Raya Cengkeh di Nagari Paninggahan, Gubernur Sumbar dan Bupati Solok Dorong Penguatan Infrastruktur serta Pemulihan Ekonomi Pascabencana

30 May 2026 - 12:00 WIB

‎Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Malam Takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 H

27 May 2026 - 11:55 WIB

Bupati Solok Sidak Pasar Agropolitan Sungai Nanam, Tegaskan Penanganan Sampah dan Percepatan Penyelesaian Koperasi Merah Putih

26 May 2026 - 02:50 WIB

Presma IAI Sumbar Usulkan Keringanan UKT bagi Mahasiswa Aktif Organisasi dan Duta Kampus

25 May 2026 - 15:00 WIB

Trending on Headline