Menu

Dark Mode
Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026 Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka Bupati Solok Hadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Terkait Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026

News

Aksi Solidaritas Mahasiswa dan Ojek Online Bukittinggi Gelar Aksi Tuntut Keadilan

badge-check


					Aksi Solidaritas Mahasiswa dan Ojek Online Bukittinggi Gelar Aksi Tuntut Keadilan Perbesar

SUMBARTERKINI, Bukittinggi — Ribuan warga Bukittinggi yang terdiri dari mahasiswa, komunitas ojek online, serta berbagai elemen masyarakat turun ke jalan menggelar aksi damai dari Tugu Polwan menuju Mapolresta Bukittinggi pada Sabtu (30/8). Aksi ini lahir dari keprihatinan atas kasus kematian Affan Kurniawan yang viral dan menimbulkan desakan agar proses hukum berjalan transparan serta adil.

Massa aksi bergerak dari Tugu Polwan menuju Mapolresta Bukittinggi (Dokumentasi Istimewa)

Aksi dipimpin oleh M. Fatih Ahtady selaku koordinator bersama Armen, Ketua Aliansi Panglima Jalur Bukittinggi. Peserta aksi berasal dari komunitas ojol, mahasiswa dari sejumlah kampus di Bukittinggi, organisasi mahasiswa seperti GMNI, HMI, IMM, hingga pelajar SMKN 1 Bukittinggi.

Dalam orasinya, Presiden Mahasiswa UIN SMDD Bukittinggi Ghazi Falih menegaskan perlunya reformasi di tubuh Polri dan TNI serta mendesak pencopotan Kapolri.

“Citra kepolisian sudah sangat buruk. Kami berharap aspirasi ini disampaikan langsung ke pusat,” ujarnya.

(Dokumentasi Istimewa)

Presiden Mahasiswa Universitas Fort De Kock Agil Pratama menyebut DPR sebagai aktor utama yang mengadu domba masyarakat dengan aparat. Sementara Ketua HMI Cabang Bukittinggi Ahmad Zaki menyoroti hilangnya rasa kemanusiaan elite politik dan mendesak penindakan kasus penimbunan solar serta tambang ilegal di wilayah Bukittinggi dan Agam.

Koordinator aksi, M. Fatih Ahtady, membacakan tuntutan massa, antara lain penghentian tindakan represif aparat, evaluasi standar pengamanan aksi, transparansi pelayanan publik, serta penghentian praktik tilang ilegal. Mereka juga menuntut pengusutan tuntas kasus kematian Affan bersama Komnas HAM dan pemberhentian tidak hormat bagi aparat yang terlibat.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto menyampaikan permohonan maaf.

“Atas nama Polresta, kami menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya almarhum Affan. Kami juga memohon maaf jika ada tindakan berlebihan dalam pengamanan,” katanya.

Ruly menambahkan, saat ini proses hukum sedang berjalan dan tujuh tersangka telah ditetapkan serta akan diproses melalui disiplin dan kode etik kepolisian. Aksi ditutup dengan penandatanganan tuntutan bersama sebagai bentuk komitmen tindak lanjut.

Fatih menegaskan, aksi hari ini hanyalah awal. Senin (1/9) mendatang, ribuan massa akan kembali turun ke jalan dalam aksi solidaritas jilid dua di depan DPRD Bukittinggi. Mereka menegaskan tidak akan berhenti bersuara hingga tuntutan keadilan benar-benar dikabulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Solok Hadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Terkait Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026

21 July 2026 - 17:33 WIB

Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi

20 July 2026 - 15:45 WIB

Kabupaten Solok Tetapkan 21 Ribu Hektare LP2B, Sumbar Jadi Provinsi Pertama Rampungkan Kesepakatan Luasan Lahan Pertanian

9 July 2026 - 17:37 WIB

Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari

30 June 2026 - 04:46 WIB

Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat

25 June 2026 - 04:42 WIB

Trending on News