Menu

Dark Mode
Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026 Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka Bupati Solok Hadiri Rapat Asistensi dan Monitoring Penyesuaian APBD Terkait Tambahan Dana Transfer ke Daerah TA 2026

Headline

Kasus Mutilasi di Padang Pariaman Terkuak, Pelaku Akui Tiga Pembunuhan Termasuk Pacar Sendiri

badge-check


					Kasus Mutilasi di Padang Pariaman Terkuak, Pelaku Akui Tiga Pembunuhan Termasuk Pacar Sendiri Perbesar

SUMBARTERKINI, Padang Pariaman — Kepolisian Resor Padang Pariaman, Sumatera Barat, menetapkan Satria Juhanda (25) alias Wanda sebagai tersangka kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap seorang perempuan berinisial SA (25). Tak hanya itu, Wanda juga mengakui telah membunuh dua perempuan lainnya yang sempat dilaporkan hilang sejak 1,5 tahun lalu.

“Saudara SJ, panggilan W, sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Penyidik sudah mengumpulkan cukup alat bukti,” ujar Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir saat dikonfirmasi dari Padang, Senin (23/6)

Pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan potongan tubuh manusia oleh seorang nelayan di kawasan muara Sungai Batang Anai, Padang Pariaman, Selasa (17/6). Sehari setelahnya, bagian tubuh lainnya, termasuk kepala dan anggota badan, ditemukan di lokasi sungai yang sama.

Ciri khas cincin di jari tangan kiri salah satu potongan tubuh korban menjadi petunjuk awal. Keluarga SA mengenali cincin tersebut dan mengonfirmasi bahwa potongan tubuh itu milik SA. Dari sana, penyidik menelusuri hubungan korban dengan Wanda, yang diketahui sebagai teman dekatnya.

Wanda kemudian ditangkap di tempat kerjanya sebagai satpam di pabrik bata ringan di Kecamatan Batang Anai pada Kamis (19/6) dini hari. Ia langsung mengakui telah membunuh SA di sebuah perkebunan di Korong Kapalo Banda, Nagari Sungai Buluah Timur, pada Minggu (15/6). Tubuh SA kemudian dimutilasi menjadi sepuluh bagian, dan hingga kini, enam bagian telah ditemukan.

Menurut pengakuan tersangka, motif pembunuhan SA didasari utang piutang. Wanda mengklaim bahwa korban berutang Rp 3,5 juta yang tak kunjung dibayar. Namun pengakuan ini masih terus didalami oleh penyidik.

Pengakuan Wanda membuka fakta lain yang mengejutkan. Ia mengaku sebagai pelaku pembunuhan dua perempuan lain, yakni SO (23) dan AG (24), yang sempat dinyatakan hilang sejak Januari 2024. Wanda mengubur kedua korban di dalam sumur rumahnya yang kemudian dicor untuk menghilangkan jejak. Lokasinya berada di Jorong Lakuak, Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai.

SO diketahui merupakan pacar Wanda, sedangkan AG adalah sahabatnya satu kampus. Keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan keduanya pada 12 Januari 2024. Saat itu, SO berpamitan untuk ke pasar, sementara AG tetap tinggal di rumah SO. Wanda lalu datang dan menjemput AG dengan alasan ban sepeda motor SO bocor.

Sejak saat itu, keduanya menghilang. Wanda bahkan ikut melaporkan hilangnya korban ke Polsek Batang Anai bersama ibu SO. Belakangan terungkap, laporan itu hanya siasat untuk mengaburkan keterlibatannya sebagai pelaku utama.

Dalam interogasi awal, Wanda mengaku membunuh SO karena cemburu. Ia menuduh korban berselingkuh saat mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN). AG dibunuh karena dianggap menjadi orang yang mempengaruhi perilaku SO. Namun demikian, polisi menyebut bahwa motif ini masih sebatas pengakuan awal dari tersangka dan akan terus didalami.

“Masih kami periksa saksi-saksi dan keluarga korban untuk memperjelas hubungan dan motif tersangka terhadap para korban,” kata Faisol.

Penyidik kini juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara kasus mutilasi SA dengan pembunuhan SO dan AG. Selain itu, kemungkinan adanya korban lain serta pelaku lain juga menjadi fokus penyelidikan lanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dorong Nagari Naik Kelas di Era Digital, Nurfirmanwansyah Targetkan 74 Nagari Jadi Smart Village

8 August 2026 - 14:43 WIB

Kementan Apresiasi Gerak Cepat Solok, Bantuan Irigasi Pascabencana Naik Jadi 74 Unit

7 August 2026 - 14:44 WIB

Wabup Solok Pastikan Pembangunan SPAM Bukik Gompong Rampung Oktober 2026

5 August 2026 - 14:49 WIB

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana

1 August 2026 - 14:51 WIB

Bupati Solok Tegaskan Penguatan Sinergi Kamtibmas di Pisah Sambut Kapolres Solok Arosuka

31 July 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabupaten Solok