Menu

Dark Mode
Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi Penolakan Masyarakat Sumatera Barat terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Padang–Pekanbaru: Dinamika Sosial, Adat, dan Tantangan Pembangunan Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Gelar Pertemuan Kedua, Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951 Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

Sijunjung

Remaja Asal Padang Laweh, Sijunjung, Tewas Tenggelam di Sungai Batang Ombilin Silokek

badge-check


					Remaja Asal Padang Laweh, Sijunjung, Tewas Tenggelam di Sungai Batang Ombilin Silokek Perbesar

SUMBARTERKINI, Sijunjung – Seorang remaja berinisial CSP (19), warga Nagari Padang Laweh Selatan, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Batang Ombilin, tepatnya di bawah jembatan menuju Silokek, Nagari Muaro, Kabupaten Sijunjung, pada Selasa (1/7/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kejadian bermula saat CSP bersama temannya, W (22), tiba di lokasi memancing sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah beberapa saat memancing, korban nekat membuka baju dan hendak berenang menyeberangi sungai tanpa alasan yang jelas, meskipun sudah dilarang oleh temannya. Saat hampir mencapai seberang, korban tiba-tiba tenggelam dan tidak muncul ke permukaan lagi. Teman korban yang panik segera menghubungi orang tua dan melapor ke pihak berwenang.

Kapolsek Sijunjung AKP Usman Nurwidi menjelaskan, “Kami menerima laporan dari saksi yang berada di lokasi. Tim BPBD bersama personel Polsek langsung melakukan pencarian. Setelah pencarian selama beberapa jam, jasad korban ditemukan sekitar pukul 18.15 WIB di lokasi tenggelam. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Gambok untuk pemeriksaan medis dan dinyatakan meninggal dunia” tuturnya.

Menurut AKP Usman, “Sungai Batang Ombilin memang terlihat tenang, namun memiliki arus bawah yang kuat dan pusaran berbahaya di sekitar tiang jembatan. Ini sangat berisiko terutama bagi yang tidak mahir berenang. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil risiko berbahaya saat beraktivitas di sungai” terangnya.

Saksi sekaligus teman korban, W, juga memberikan kesaksian, “Saya sudah melarang CSP untuk tidak berenang karena arus sungai cukup deras, tapi dia tetap nekat. Saya panik saat dia tenggelam dan langsung menghubungi orang tuanya serta melapor ke polisi” ujarnya.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat berada di sekitar aliran sungai. Pihak kepolisian dan BPBD terus mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan menghindari aktivitas berisiko di lokasi tersebut demi keselamatan bersama.Dengan adanya pernyataan dari Kapolsek dan saksi, berita ini memberikan gambaran yang lebih lengkap sekaligus edukasi bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi

20 July 2026 - 15:45 WIB

Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari

30 June 2026 - 04:46 WIB

Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat

25 June 2026 - 04:42 WIB

Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

23 June 2026 - 08:51 WIB

Apel Siaga Sensus Ekonomi Tahun 2026Kabupaten Solok Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

23 June 2026 - 08:45 WIB

Trending on Headline