Menu

Dark Mode
Perda Penataan Organisasi Disahkan, Pemko Bukittinggi Perkuat Reformasi Birokrasi Penolakan Masyarakat Sumatera Barat terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Padang–Pekanbaru: Dinamika Sosial, Adat, dan Tantangan Pembangunan Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Gelar Pertemuan Kedua, Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951 Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

Headline

Waspada Rabies, Disnakeswan Padang Pariaman Gencarkan Vaksinasi Hewan Peliharaan

badge-check


					Waspada Rabies, Disnakeswan Padang Pariaman Gencarkan Vaksinasi Hewan Peliharaan Perbesar

SUMBARTERKINI.COM, PADANG PARIAMAN – Upaya mencegah penyebaran rabies terus ditingkatkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Padang Pariaman. Melalui program vaksinasi massal, dinas tersebut menyasar hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kera guna memutus rantai penularan virus rabies di tengah meningkatnya kasus gigitan hewan penular rabies (HPR).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Padang Pariaman, Devi Yanti, mengingatkan pentingnya vaksinasi tahunan bagi hewan peliharaan. “Kami mengimbau masyarakat agar rutin memberikan vaksin rabies setiap tahun. Ini merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit berbahaya ini,” ujarnya.

Data terbaru mencatat, hingga Agustus 2025 telah terjadi 217 kasus gigitan HPR di wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, empat hewan—tiga kucing dan satu anjing—dinyatakan positif rabies. Meski begitu, Devi Yanti memastikan belum ada laporan korban jiwa dari pihak manusia.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian serius adalah gigitan anjing liar yang diduga kuat mengidap rabies. Sayangnya, hewan tersebut sudah dimusnahkan sebelum dapat diuji di laboratorium. “Berdasarkan gejalanya, kami memperkirakan 80 persen anjing itu positif rabies. Ini menimbulkan kekhawatiran karena kemungkinan hewan tersebut sudah berinteraksi dengan hewan lain di sekitarnya,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Disnakeswan akan memperluas jangkauan vaksinasi dan meningkatkan sosialisasi ke masyarakat. “Kami akan terus menyisir setiap wilayah untuk memastikan seluruh hewan peliharaan mendapatkan perlindungan,” tegas Devi Yanti. Ia menambahkan, program vaksinasi ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial demi melindungi masyarakat dari ancaman rabies.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Solok Pimpin FGD Jaga Kondusivitas Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 Nagari

30 June 2026 - 04:46 WIB

Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Gelar Pertemuan Kedua, Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951

29 June 2026 - 04:44 WIB

Presiden Mahasiswa IAI Sumbar Alka Ta’ah Mantap Maju Calon Wali Nagari Aripan

23 June 2026 - 08:51 WIB

Apel Siaga Sensus Ekonomi Tahun 2026Kabupaten Solok Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

23 June 2026 - 08:45 WIB

Bupati Solok Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok

23 June 2026 - 08:42 WIB

Trending on Headline