Menu

Dark Mode
Jelang Iduladha, Pemkab Solok Pastikan Stok dan Harga Sapi Kurban Tetap Stabil Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat Pengurus Persatuan Menembak Indonesia Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2030 Resmi Dilantik Bupati Solok Lantik Penjabat Sekda, Tekankan Pelayanan Prima bagi Masyarakat Peresmian dan Penyalaan Simbolis Program Bantuan Pasang Baru Listrik Pimpin Apel Pagi, Kadis Kominfo Soroti Kinerja dan Disiplin ASN

Headline

Titiek Soeharto Beri Nama Anak Harimau Sumatera di TMSBK Bukittinggi “Rizky” dan “Lestari”

badge-check


					Titiek Soeharto Beri Nama Anak Harimau Sumatera di TMSBK Bukittinggi “Rizky” dan “Lestari” Perbesar

SUMBARTERKINI, Bukittinggi – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, mendapat kehormatan untuk memberi nama kepada sepasang anak harimau Sumatera yang baru lahir di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Dalam kunjungan kerjanya ke lokasi konservasi tersebut, Sabtu (21/6/2025), Titiek menamai harimau jantan dengan nama Rizky dan betinanya Lestari. Ia menyebutkan nama-nama itu dipilih dengan pertimbangan khusus yang mengandung doa dan harapan terhadap kelangsungan hidup satwa endemik Indonesia tersebut.

“Ini anugerah dari Allah. Saya merasa terhormat diberi kesempatan untuk memberi nama kepada harimau Sumatera yang sangat langka ini. Nama Rizky saya pilih karena lahirnya mereka adalah rezeki bagi kita semua, dan Lestari untuk harimau betina, sebagai harapan agar mereka tetap lestari di alam,” ujar Titiek.

Kelahiran dua harimau Sumatera ini berasal dari induk betina bernama Mantagi (9 tahun) dan pejantan Bujang Mandeh (12 tahun). Keduanya merupakan bagian dari upaya konservasi spesies Panthera tigris sumatrae, yang kini populasinya terancam punah akibat degradasi habitat dan perburuan liar.

Titiek juga mengapresiasi keberadaan TMSBK yang telah berdiri sejak 1929 dan merupakan satu-satunya kebun binatang yang berada di tengah kota.

“Ini warisan sejarah yang harus terus dirawat. Banyak yang belum tahu bahwa TMSBK adalah kebun binatang yang sudah ada sejak zaman kolonial dan tetap eksis sampai hari ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan populasi harimau Sumatera dan mendukung lembaga-lembaga konservasi di daerah. Ia berharap masyarakat ikut terlibat aktif dalam upaya pelestarian fauna langka.

“Kita harus terus mendorong upaya konservasi. Harimau Sumatera ini sangat terancam. Semoga nama Lestari menjadi pengingat agar kita menjaga kelestariannya sepanjang masa,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang Iduladha, Pemkab Solok Pastikan Stok dan Harga Sapi Kurban Tetap Stabil

22 May 2026 - 05:22 WIB

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Solok Berlangsung Khidmat

20 May 2026 - 05:19 WIB

Pengurus Persatuan Menembak Indonesia Kabupaten Solok Masa Bakti 2026–2030 Resmi Dilantik

19 May 2026 - 05:17 WIB

Bupati Solok Lantik Penjabat Sekda, Tekankan Pelayanan Prima bagi Masyarakat

19 May 2026 - 05:14 WIB

Peresmian dan Penyalaan Simbolis Program Bantuan Pasang Baru Listrik

18 May 2026 - 05:10 WIB

Trending on Kabupaten Solok